Rabu, 15 Juni 2011

postheadericon Kalibrasi Spektrofotometer UV-VIS

Salah satu contoh instrumentasi analisis yang lebih kompleks adalah spektrofotometer  UV-Vis. Alat ini banyak bermanfaat untuk  penentuan konsentrasi senyawa-senyawa yang  dapat menyerap radiasi pada daerah ultraviolet (200 – 400 nm) atau daerah sinar tampak (400 –  800 nm) (Sastrohamidjojo, 1991). Analisis ini dapat digunakan yakni dengan penentuan  absorbansi dari larutan sampel yang diukur.  Prinsip penentuan spektrofotometer UV-Vis adalah aplikasi dari Hukum Lambert-Beer,  yaitu:
A = - log T = - log It / Io = ε . b . C
Dimana :   A    = Absorbansi dari sampel yang akan diukur
                 T    = Transmitansi
                I0    = Intensitas sinar masuk
                It     = Intensitas sinar yang diteruskan
                ε     = Koefisien ekstingsi
                b     = Tebal kuvet yang digunakan
                C    = Konsentrasi dari sampel
Penyebab kesalahan sistematik yang sering terjadi dalam analisis menggunakan
spektrofotometer adalah:
a)  Serapan oleh pelarut
Hal ini dapat diatasi dengan penggunaan blangko, yaitu larutan yang berisi matrik
selain komponen yang akan dianalisis.
b)  Serapan oleh kuvet
Kuvet yang biasa digunakan adalah dari bahan  gelas  atau  kuarsa. Dibandingkan
dengan kuvet dari bahan gelas, kuvet kuarsa memberikan kualitas yang lebih baik,
namun tentu saja harganya jauh lebih mahal. Serapan oleh kuvet ini diatasi dengan
penggunaan jenis, ukuran, dan bahan kuvet yang sama untuk tempat blangko dan
sampel. 
c)  Kesalahan fotometrik normal pada pengukuran dengan absorbansi  sangat rendah atau
sangat tinggi, hal ini dapat diatur dengan pengaturan konsentrasi, sesuai dengan kisaran
sensitivitas dari alat yang digunakan. (melalui pengenceran atau pemekatan)
Sama seperti pHmeter, untuk mengatasi kesalahan pada pemakaian spektrofotometer
UV-Vis maka perlu dilakukan kalibrasi. Kalibrasi dalam spektrofotometer UV-Vis dilakukan
dengan menggunakan blangko:
Setting nilai absorbansi = 0
Setting nilai transmitansi = 100 %

Penentuan kalibrasi dilakukan denganikuti prosedur sebagai berikut:
a.  Dilakukan dengan larutan blangko (berisi pelarut murni yang digunakan dalam sampel)
dengan kuvet yang sama.
b.  Setiap perubahan panjang gelombang diusahakan dilakukan proses kalibrasi.
c.  Proses kalibrasi pada pengukuran dalam waktu yang lama untuk satu macam panjang
gelombang, dilakukan secara periodik selang waktu per 30 menit.
Dengan adanya proses kalibrasi pada spektrofotometer UV-Vis ini maka akan membantu
pemakai untuk memperoleh hasil yang kaurat dan presisi.

0 komentar:

Popular Posts

Share